KH Maimoen Zubair: PBNU  Merupakan Dasar dari Negara Indonesia

0
1301
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Maimoen Zubair. Foto: Uchilis Acil.

Rembang, nujateng.com – Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Maimoen Zubair pada peresmian masji Al-Amin Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang mengatakan bahwa kepanjangan dari PBNU adalah merupakan dasar dari negara Indonesia, yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan Undang-Undang 1945.

“PBNU itu kepanjangan dari Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, dan Undang-Undang 1945,” katanya pada acara  peresmian pada peresmian masji Al-Amin Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Selasa (17/5).

Mbah Maimoen, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang, juga menjelaskan tentang pentingnya menanamkan jiwa nasionalisme kepada raykat Indonesia dan warga NU.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Said Aqil Siradj dalam tausiyahnya mengatakan bahwa, umat islam harus mempertahankan karakter dan martabatnya yang salah satunya dengan  menjaga perdamaian dan menghormati setiap perbedaan.

“Umat Islam di Indonesia  masih mempunyai karakter dan karisma yang kuat, terbukti dengan tidak adanya peperangan antar umat muslim, seperti yang terjadi di negara-negara timur tengah,” jelasnya.

Pada persemian tersebut juga dihadiri oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Rembang, Bayu Andriyanto, Kapolres, Dandim Rembang, Kapolsek, Koramil, Camat dan Kepala Desa Pamotan. [Abdus Salam/003]