PC Ansor Rembang Himbau Pengurus Ranting Pro Aktif Tangkal Radikalisme

0
861
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, H. Yaqut Cholil Qoumas dalam acara pertemuan dan sosialisasi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI di gedung NU. Foto; Dokumentasi

Rembang, nujateng.com – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Rembang, H Hanies Cholil Barro’, menghimbau agar kader dan pengurus ranting untuk lebih aktif bersatu untuk menghadapi propaganda yang mulai dimunculkan oleh Hisbut Tahrir Indonesia (HTI). Himbauan tersebut diakui Ketua Cabang GP Ansor Rembang H Hanies Cholil Barro’ sudah dikeluarkan disemua tingkatan, Minggu (18/4).

Hanies mengaku, pasca munculnya aksi nekad HTI yang menebar propaganda dimuka umum usai shalat jumat melalui poster yang dibentangkan di sebelah selatan Masjid Al-Amin, Pamotan, membuat GP Ansor Rembang mengeluarkan penolakan keras terhadap HTI dan beserta ajaran yang dianutnya.

“Saya sudah mengeluarkan seruan agar kader yang ada di tingkat Ranting proaktif menjalin komunikasi dengan pengurus yang ada di PAC. Sekecil apapun informasi yang berharga. Dan jangan lupa, PAC juga harus sebaliknya dengan pengurus ranting,”jelasnya.

Dikutip dari NUOnline, Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, H. Yaqut Cholil Qoumas mengintruksikan kepada para kader Pimpinan Cabang GP Ansor dan Satkorcab Banser Rembang, untuk menangkap dan mengamankan siapa saja yang menebar paham radikal baik secara langsung ataupun melalui poster, Sabtu (16/4).

Gus Tutut mengatakan, kasus di Pamotan itu tak boleh dipandang remeh dan harus segera ditangani sebelum membesar. Menurutnya, kalau di Pamotan yang notabene pusat tokoh NU, HTI saja berani menggelar aksi, apalagi di kecamatan lain.

“Saya intruksikan kepada sahabat-sahabat Ansor dan Banser kalau lihat orang seperti itu lagi di Rembang atau di manapun, segera diamankan,” ujarnya dalam forum pertemuan sosialisasi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI di gedung NU. [Ahmad Asmu’i/003]