LDNU Rembang Ajak Masyarakat Jauhi Narkoba

0
805
Ketua LDNU Cabang Rembang KH Chatib Mabrur. [Foto: Ahmad Asmui]

Rembang, nujateng.com- Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Cabang Rembang bersamaan dengan harlah NU ke-93, mendeklarasikan gerakan anti narkoba di Aula Pondok Pesantren Raudlatut Tholibien Leteh Rembang, Jumat (22/4/16). Hal tersebut merupakan langkah yang dilakukan untuk menangkal jaringan narkoba agar tidak masuk ke dalam pesantren.

Ketua LDNU Cabang Rembang KH Chatib Mabrur menyampaikan, sejauh ini lembaga yang dipimpinnya sudah mensiasati bahaya narkoba dengan dakwah yang dilakukan oleh para da’i yang disampaikan kepada masyarakat melalui pengajian, baik di pesantren maupun pengajian di pelosok pedesaan.

“Kami sudah melakukan dengan beberapa dakwah yang sering disampikan ke masyarakat melalui pengajian-pengajian itu. Sering dengan juru dakwah da’i-da’i kita tentu saja dengan menyuarakan bahaya anti narkoba,” paparnya.

Kegiatan yang dihadiri Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah ini, juga diwarnai dengan penandatanganan petisi sebagai simbol untuk memerangi bahaya narkoba yang dilakukan sejumlah pihak, diantaranya Ketua PWNU Jateng KH Abu Hapsin Umar, PCNU Rembang KH Ahmad Sunarto, Kapolsek Rembang Kota AKP Sutarmin, dan perwakilan MWCNU yang diwakili oleh Kecamatan Pamotan.

Melalui Chatib Mamrur, LDNU berpesan agar masyarakat menjauhi narkoba. Ia menilai para santri sudah banyak dibekali pengetahuan mengenai bahaya narkoba, sehingga bisa mengajak masyarakat untuk ikut serta menjauhi dan meninggalkannya. [Ahmad Asmui/002]