Kembangkan Desa Pertahanan Kemendes Gandeng TNI

0
821
PIDATO: Anwar Aanusi memberikan arahan pidato kepada peserta rapat kordinasi teknis. Foto: Dokumentasi

Jakarta, nujateng.com – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) bekerjasama dengan TNI Angkatan Darat (TNI AD) untuk mengembangkan desa pertahanan dan tangguh. Rencananya, kerjasama tersebut akan direalisasikan di 86 desa tertinggal.

“Pola pendekatan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) dalam memacu kreatifitas dan prakarsa masyarakat untuk membangun, sangat sinkron dan selaras dengan upaya pemerintah dalam mengembangkan mekanisme bottom up. Ini adalah alih kendali pembangunan yang selama ini bersifat top down,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Anwar Sanusi, dalam acara Rakornis TMMD, di Gedung Balai Sudirman, Jakarta, Kamis (7/4).

Menurut Anwar, secara substansi TMMD tersebut dapat.dipandang sebagai keterlibatan TNI dalam membangun pedesaan. Sedangkan dari sisi formula, TMMD menjadi lompatan metodologi pembangunan yang mengacu pada kesederhanaan, kebersamaan dan koordinasi lintas sektor.

“Program ini juga dapat dijadikan sebagai bentuk pengabdian demi terwujudnya pertahanan negara di daerah tangguh. Juga merupakan upaya TNI untuk melestarikan sejarah terutama nilai kemanunggalan TNI – rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Letjen TNI Erwin Syafitri mengatakan, rencana kegiatan TMMD tersebut akan berlangsung selama 21 hari sejak tanggal 11 Hingga 31 Mei 2016. Kegiatan tersebut tersebar di 61 kabupaten/kota, di 62 kecamatan dan 86 desa.

“Personel TNI yang akan dilibatkan sebanyak 9.150 orang,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan TMMD tersebut difokuskan pada dua sasaran, yakni sasaran fisik yakni infrastruktur dan sarana dasar, serta non fisik yakni mendorong tumbuhnya inovasi  dan kreatifitas masyarakat yang berkualitas dan.mandiri.

“TMMD ini merupakan program terpadu lintas sektoral antara.TNI dan kementerian maupun lembaga serta komponen bangsa lainnya. Harapannya, ini dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarajt pedesaan,” ujarnya. [003/003]