Banser, TNI, Polri Se-Jateng Sepakat Tangkal Aksi Radikalisme Dan Terorisme

0
869
Kemah Bakti Kebangsaan dan Apel Kesetiaan NKRI yang digelar di halaman Makodam IV Diponegoro Semarang Kamis (28-30/4). [Foto: Ahmad Asmui]

Semarang, nujateng.com- Sebanyak 700 anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser, 300 TNI dan Polri se-Jateng sepakat untuk menangkal aksi radikalisame dan terorisme, serta semua hal yang mengancam NKRI. Hal itu dinyatakan dalam apel dengan tema “Kemah Bakti Kebangsaan dan Apel Kesetiaan NKRI” yang digelar di halaman Makodam IV Diponegoro Semarang, Kamis (28-30/4).

Ketua umum GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas atau akrab disapa Gus Tutut mengingatkan kepada anggotanya, untuk terlibat aktif dalam upaya menjaga NKRI dari ancaman radikalisme dan terorisme. Ia juga mengingatkan kepada GP Ansor tentang kisah seekor semut kecil di dalam peristiwa Nabi Ibrahim yang membawa setetes air untuk memadamkan api yang sedang membakar tubuh Nabi Ibarahim saat dibakar Raja Namrud.

“Dari Kisah semut kecil dalam peristiwa Nabi Ibarahim yang membawa setetes air untuk memadamkan api yang sedang membakar tubuh Nabi Ibrahim namun ditertawakan oleh seekor burung, itu menunjunkkan keberpihakan semut kepada Nabi Ibrahim. Artinya sekecil apapun kontribusi kita kepada Indonesia, itu menunjukkan keberpihakan kita kepada bangsa dan negara ini,” paparnya.

Gus Tutut juga berpasan kepada Ansor Jawa Tengah untuk kerja nyata dalam menaggulangi radikalisme dan terorisme. Ia juga menghimbau kepada pasukan Banser jangan ragu menurunkan poster yang menjadi teror dan menetang NKRI di wilayah masing-masing.

Sebagai wujud sepakat untuk menangkal dan memerangi aksi radikalisme dan terorisme, apel tersebut juga diwarnai dengan penandatanganan oleh berbagai pihak termasuk BNPT. [Ahmad Asmui/002]