Abu Hapsin: Aksi Anti NKRI Harus Cepat Tertangani

0
676
– Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, H. Abu Hapsin. Foto: Ceprudin

Rembang, nujateng.com – Segala bentuk penyimpangan yang akan merusak tatanan Negara Kasatuan Republik Indonesia (NKRI), harus segera ditangani sebelum menjadi membesar. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH. Abu Hapsin Umar dalam acara peringatan harlah NU ke 93 PCNU Rembang, di Aula Ponpes Raudlatut Tholibien Leteh Rembang, Jawa Tengah, Kamis malam (21/4).

Menurut Abu Hapsin, gerakan anti NKRI dan Pancasila jika dibiarkan terlalu lama, kemungkinan besar akan menggalang kekuatan dan menyulitkan penegak hukum untuk ditangani.

“Segala bentuk penyimpangan yang merusak tatanan NKRI saya kira kita harus tampil, di muka umum. Saya sangat setuju harus segera ditangani sebelum menjadi besar dan sulit tertangani.

Abu Hapsin mengaku setuju dengan seruan ketua umum GP Ansor, H Yaqut Cholil Qoumas yang memerintahkan kepada Banser untuk menindak dan menangkap setiap aksi yang dinilai merusak tatanan NKRI.

Lebih lanjut, Abu Hapsin berpesan agar setiap gerakan GP Ansor dan Banser untuk tetap berkomunikasi dengan pengurus NU setempat. Hal ini dimaksudkan agar tidak bermaksud untuk membatasi gerakan Gerakan Pemuda Ansor yang memang penuh semangat untuk membela NKRI dan Pancasila. Pada harlah NU ke 93 PCNU Rembang tersebut, dihadiri ratusan warga NU ratusan Ansor Banser Satkorcab Rembang. [Ahmad  Asmui/003]