Siswa MA Futuhiyyah 2 Mranggen Praktik Mengurus Jenazah

0
939
Siswi-Siswi MA Futuhiyah Mranggen sedang melakukan praktik mengurus jenazah sebagai bekal untuk sosial di masyarakat. Foto: Dokumentasi

 

Demak, nujateng.com – Madrasaha Aliyah (MA) Futuhiyyah 2 Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak mengadakan ujian praktek mengurus jenazah yang  diikuti oleh semua siswa kelas XII. Ujian Praktik bertempat  di Musholla MA Futuhiyyah 2 Mranggen Demak dan 201 siswa,  Kamis (24/3).

Menurut guru mata pelajaran Fikih, Ahmad Nur Wahid, merawat jenazah tidak hanya urusan  ‘modin’ saja, tetapi seluruh umat islam berkewajiban memiliki pengetahuan ini karena merupakan fardlu kifayah hukumya dan para siswa MA Futuhiyyah 2 Mranggen harus menguasai kompetensi tersebut.

“Ini adalah kompetensi wajib yang harus dikuasai oleh setiap lulusan kami. Jangan hanya pintar secara teori, mereka harus mampu juga dalam praktiknya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wahid mengungkapkan, dengan kegiatan praktek ini, para siswa dibekali ilmu mengurus jenazah agar tidak gagap ketika dimintai pertolongan warga untuk mengurus jenazah.

“Melalui kegiatan ini, setidaknya MA Futuhiyyah 2 Mranggen berupaya menciptakan kader yang benar-benar andal dan terampil dalam mengurus jenazah. Sederhananya, para siswa bisa mengurus jenazah keluarganya sendiri tanpa tergantung kepada orang lain,” ungkapnya.

Salah satu siswi, Zuyyinatin Niswah,  mengaku senang melakukan praktik mengurus jenazah ini. Pada awalnya Niswah merasa gugup dan takut, tetapi kemudian berani karena dilakukan bersama-sama dan media yang digunakan bukan orang mati sungguhan tetapi teman sendiri yang pura-pura meninggal dunia.

Siswi lain, Maya Robiatul Adawiyah, mengakui secara teori, materi merawat jenazah teman-teman sudah cukup paham dan menguasai, akan tetapi secara praktek baru kali ini dari proses memandikan, megkafani, menshalati dan menguburkan.

“InsyaAllah, pengetahuan ini sangat bermanfaat bagi kami  saat nanti hidup bermasyarakat,” tuturnya. [Ben Zabidy/003]