Narkoba Bidik Lembaga Pendidikan

0
756
Kader IPNU IPPNU deklarasikan tolak narkoba. Foto: Doc

Pati,nujateng.com – Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPNU-IPPNU) Kecamata Kayen, Kabupaten Pati menggelar dialog interaktif dengan tema ““Mewujudkan Generasi Muda Pati Terpelajar, Berprestasi, Berkarakter Tanpa Narkoba” di Kompleks SMK Putra Mahkota Jatiroto Kecamatan Kayen Pati, kemarin.

Kepala Badan Narkoba Kabupaten Pati, H. M. Budiono, mengatakan bahwa Kabupaten Pati merupakan salah satu rangkaian benang merah, riil penyebaran narkotika di Indonesia. Hal tersebut berdasarkan keterangan indikasi serta bukti-bukti riil, setelah  BNN Pati bekerjasama dengan pihak kepolisian maupun BNN Nasional yang selalu terjun dan berkomunikasi di wilayah.

“Permasalahan narkotika dan obat-obat terlarang, itu bukan hanya masalah di dunia malam, dunia kejahatan, tetapi yang kita waspadai merambah membidik masuk ke lembaga-lembaga pendidikan,” jelasnya.

Ditambahkan Budiono, yang juga menjabat Wakil Bupati Pati, Sudah banyak yang terbukti dan tertangkap pelakunya beserta barang buktinya, korbannya, sehingga BNN Pati bersosialisasi bukan hanya di tempat-tempat yang mungkin dikategorikan sebagai hiburan malam, akan tetapi juga di lembaga-lembaga pendidikan.

“Dari bersosialisasi, kami banyak menemukan bukti, barang yang semestinya tidak kami dapatkan, dengan tes urin, tangkap tangan di anak-anak pelajar, sehingga hal ini sungguh sangat memprihatinkan bagi kita semua terutama kader muda bangsa,” tandasnya

Sementara itu ketua IPPNU Kayen, Nur Saadah, menyampaikan,  tema bahaya narkoba diangkat karena melihat kondisi generasi muda saat ini yang terlalu asyik dengan hedonisme (kemewahan), sehingga tidak memikirkan dampak buruk dari hal itu.

“Mereka sering keluar malam, minum minuman keras, mengkonsumsi narkoba, obat-obat terlarang dan lain-lain,” katanya dalam sambutannya. [Nur Colis/003]