Masyarakat dan Ulama Jateng Siap Sambut GMT

0
655

Semarang, nujateng.com – Wilayah Jawa Tengah yang merupakan wilayah dilewatinya Gerhana Matahari Total (GMT) membuat para masyarakat tidak mau ketinggalan moment berharga yang langka ini.  Maka dari itu, Pengurus Yayasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) bekerjasama dengan tim ahli falak iyah Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Kota Semarang, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Tengah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah telah mempersiapkan kegiatan pengamatan Gerhana Matahari Total (GMT) yang akan dilakukan Rabu (9/3) besok.

Panitia sudah mempersiapkan tiga teleskop dan ribuan kacamata khusus untuk melihat gerhana mata hari total.   Wakil ketua MAJT , Agus Fathuddin Yusuf  mengatakan , untuk  masyarakat yang ingin mendapatkan kacamata  bisa menghubungi Sekretariat MAJT, di Jalan Gajah Raya, Kota Semarang, Jawa Tengah.

“Ketiga teleskop itu adalah teleskop Altazimut I Ptron, Teleskop Equatorial Xorion dan Teleskop Altazimut Vixen. Untuk kacamatanya ada sebanyak kurang lebih 5 ribu kacamata,” katanya.

Tidak ketinggalan juga, ratusan ulama se Jawa Tengah  yang sedang  mengikuti Musyawarah Daerah (Musda) MUI Jawa Tengah, juga akan ikut shalat serta pengamatan gerhana di MAJT.

“Kami sudah mendapat kepastian dari Ketua Umum MUI Jateng Kiai Ahmad Darodji bahwa para kiai dan alim ulama akan ikut shalat dan mengamati gerhana di Masjid Agung,” jelasnya.

Ditambakan Agus, seluruh kegiatan akan dimulai pukul 06.30 WIB. Acara ini tersebut juga akan dihadiri  Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, bersama para pejabat Muspida,  Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi juga akan ikut memeriahkan acara pengamatan gerhana matahari total dengan umat Islam  dan menunaikan shalat sunah.

“Kegiatan pengamatan GMT akan dipusatkan di Halaman Plaza MAJT atau di bawah payung elektrik. Shalat Kusufus Syamsi  (shalat gerhana matahari)  juga kami selenggarakan di pelataran masjid,”jelasnya. [Abdus Salam/003]