Komit Terhadap NU Artinya Komit Terhadap Negara

0
818
Ceramah Kebangsaan: Anggota DPR RI dari Dapil 1 Jateng, Mujib Rohmat (tengah) menyampaikan ceramah pada malam lailatul ijtima', Rabu (23/3/16) malam. [Foto: Ceprudin]

Semarang, nujateng.com- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Mujib Rohmat, mengatakan komitemen terhadap Nahdlatul Ulama (NU) juga komitmen terhadap negara. Hematnya, berjuang untuk NU, sama halnya dengan berjuang untuk negara.

“Tidak ada yang bertentangan. Komit untuk NU, juga komit untuk bangsa dan negara kita tercinta, Indonesia,” katanya, pada malam lailatul ijtima’ Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng, di kantor PWNU Jl. Dr. Cipto Semarang, Rabu, (23/3/2016).

Anggota Dewan dari Fraksi Partai Golkar ini menceritakan bagaimana perjuangan NU dalam merumuskan Pancasila. Menurutnya, fakta sejarah sidang BPUPKI dan PPKI menjadi bukti bahwa NU benar-benar loyal kepada negara untuk merawat keutuhan NKRI.

“Pendiri NU, KH Hasyim Asyari, pada masa-masa mempersiapkan kemerdekaan, mengutus putranya KH Wachid Hasyim untuk turut merumuskan Pancasila bersama delapan orang lainnya. Ini bukti bahwa NU betul-betul turut melahirkan Pancasila,” sambungnya.

Tetap Berjuang

Sebagai informasi, Mujib Rohmat merupakan salah satu kader terbaik NU yang duduk di senayan. Ia merupakan alumnus Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jatim. Santri yang hafal Al-Qur’an ini semasa kuliahnya aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), IPNU hingga lanjut menjadi aktifis di GP Ansor dari daerah hingga ke pusat.

Mujib yang merupakan perwakilan dari Dapil 1 Jateng ini mengimbau kepada seluruh warga Nahdliyin untuk tetap berjuang untuk mempertahankan NKRI. Menurutnya, meskipun warga NU tersebar di semua partai politik, namun ketika kembali menjadi warga NU harus melepaskan identitas partainya.

“Warga NU memang banyak tersebar di semua partai. Namun harusnya ketika kembali kerumah (NU), maka lepaskan bajunya (identitas parpolnya),” tandasnya. [Ceprudin/002]