Kiai Hasyim: Narkoba 100 Kali Lebih Kejam

0
498
KH. Hasyim Muzadi saat melakukan silaturahim ke Kementerian Agama. Foto: G-Penk

Jakarta, nujateng.com – Pergerakan narkoba yang semakin menjadi-jadi membuat masyarakat menjadi resah. Bahkan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres), KH Hasyim Muzadi mulai gerah dan geram terhadap para penggerak Narkoba yang tiap hari semakin menjadi-jadi di negeri ini. Untuk itu, Kiai Hasyim melakukan kunjungan ke berbagai stakeholder. Salah satunya ke Kementerian Agama, Jumat (18/03).

Dalam kunjungan tersebut, mantan Ketua Umum Tanfidziyah PBNU ini mengungkapkan kegerahan dan kegeramannya terhadap dua terorisme; terorisme keras dan terosisme lunak (soft terorism)

“Ada dua teror, pertama teroris keras, yakni yang mengembom dan dan meledakkan diri sendiri. Kedua, teroris lunak (soft terorism) yang tak lain dan tak bukan adalah narkoba. Narkoba 100 kali lebih kejam dan jahat daripada teroris keras,” ujar Kiai Hasyim mengawali pembicaraan.

Kiai Hasyim menambahkan, jika teroris ada sekitar 99 teror dan 1.065 teroris yang ditangkap dan diidentifikasi, maka korban narkoba hingga saat ini, tercatat 5,8 juta orang dengan jumlah 40 orang tiap hari meninggal dunia secara menyedihkan.

Sementara itu, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin , menyatakan bahwa Kemenag siap berperan aktif dalam memerangi narkoba yang kini marak di tanah air dan telah menjebak 5,8 juta penduduk Indonesia.

“Minimal, ada dua langkah yang akan dilakukan Kemenag. Pertama, langkah preventif. Kemenag akan menggerakan para penyuluh agama, KUA, para guru, lembaga pendidikan dan lain sebagainya untuk menjadi agen di tengah masyarakat, untuk memberi edukasi komprehensif kepada masyarakat tentang bahaya narkoba,” ujarnya.

“Kedua, Langkah Kuratif. Kemenag akan mengembangkan pondok pesantren yang secara khusus menjadi tempat rehabilitasi para pecandu narkoba,” imbuh Lukman Hakim Saefuddin. [Gepeng Pujianto/003]