Belajar Membaca Perubahan Zaman

0
776
Santri Mempresentasikan Analisis Sosial atas Kondisi Warga Setempat. Foto: Asrof

Solo,nujateng.com- Pesantren Mahasiswa Al-Muayyad Cabang Windan menggelar Kelas Analisis Sosial (Ansos). Kegiatan inti untuk memberikan bekal kemampuan membaca realitas sosial dan tanda perubahan zaman yang ada di masyarakat.

Bertempat di aula pondok, pelatihan Ansos tersebut  berkat kerja sama Yayasan Bina Desa dan Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Muayyad Cabang Windan tersebut menghadirkan Fajar Sudarwo dari Institute for Research and Empowerment (IRE Yogyakarta) sebagai narasumber utama, Jumat (29/1).

Pengasuh pondok, KH. M. Dian Nafi’, mengemukakan alasan dilaksanakannya kelas ini yaitu untuk membaca tanda-tanda perubahan zaman yang merupakan pilar keempat Islam yang seharusnya dimiliki setiap muslim.

“Sebab, tanpa itu, umat Islam dapat terjebak pada kejumudan,” tegasnya.

Salah satu materi, Farjar Sudarwo, mengemukakan tentang pentingnya ihwal kesadaran. Menurutnya, kesadaran terbagi menjadi tiga jenis, antara lain kesadaran magis, naif, dan kritis.

“Ketika seseorang sudah memiliki kesadaran kritis, ia akan berusaha untuk melakukan perubahan pada aspek sistem. Pada tingkatan ini, orang tersebut dapat membawa perubahan besar bagi masyarakat melalui advokasi ataupun cara-cara yang transformatif,” jelasnya. [Asrof Fitri/003]