Maulud Nabi dan Istigoshah Cara Meneladani Akhlak Rasul

0
1257
KH. Muhammad Hanif Muslih, Lc saat memberikan ceramah di pondok pesantren Futuhiyyah Mranggen. Foto: Abdus Somad

 

Demak, nujateng.com – Yayasan pondok pesantren Futuhiyyah Mranggen,  Kabupaten Demak menyelenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Istighotsah. Bertempat di halaman pondok pesantren Futuhiyyah Mranggen Demak, kegiatan ini sangat meriah karena diikuti oleh lebih dari 5000 hadirin, terdiri dari para ulama’, dewan guru, dan siswa lembaga yang ada di yayasan pondok pesantren Futuhiyyah Mranggen Demak, Sabtu (9/1).

Menurut pembina yayasan sekaligus pengasuh pondok pesantren Futuhiyyah Mranggen Demak, KH. Muhammad Hanif Muslih, Lc., mengatakan kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang ada di yayasan pondok pesantren Futuhiyyah Mranggen Demak.

“Kegiatan semacam ini perlu dilaksanakan untuk membekali baik para guru maupun siswa yang ada di yayasan pondok pesantren Futuhiyyah Mranggen Demak untuk senantiasa meniru dan meneladani Rasulullah SAW, terutama adalah akhlak beliau karena pada Rasulullah terdapat suri tauladan yang bagus, sebagaimana yang disebutkan dalam al Qur’an. Karena selama ini kita sulit untuk mencari suri tauldan yang bagus,”tuturnya.

Lebih lanjut, KH Hanif  menjelaskan tentang pentingnya kegiatan semacam ini adalah untuk membiasakan  semua yang ada di yayasan pondok pesantren Futuhiyyah untuk senantiasa mengamalkan amalan-amalan ‘ala Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, yakni Istighotsah, pembacaan manaqib, tahlil serta maulid nabi yang selama ini sudah dilaksanakan oleh para masyayikh pendiri yayasan pondok.

“Walaupun akhir-akhir ini banyak aliran ataupun faham yang menyatakan bahwa pembacaan manaqib, tahlil, ziarah kubur, istighitsah, maulid adalah bid’ah, bahkan ada yang menyatakan syirik,” tegasnya.

Pada kegiatan tersebut  diawali dengan pembacaan surat Al Fatihah, dilanjutkan pembacaan ayat-ayat suci al Qur’an, Pembacaan Istighotsah serta pembacaan Maulid Simtud Duror yang dipimpin oleh group al hadroh Babul Musthofa pimpinan Habib Luthfi dari Pekalongan. [Abdus Shomad/003]