Marwan Jafar Ajak Partisipasi Perguruan Tinggi

0
620
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar (kiri) didampingi Dirjen Pembangunan Kawasan Pedesaan Johozua M Yoltuwu (tengah) dan Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Ahmad Erani Yustika berdialog dengan para rektor dan dosen dari berbagai perguruan tinggi dalam focus group discussion di Kantor Kemendes, PDTT, Jakarta, Rabu (27/1/2016). Diskusi ini mengangkat tema "Peran Perguruan Tinggi dalam Desa Membangun Indonesia, Kementerian Desa, Pembangunan daerah Tertinggal dan Transmigrasi". Foto: Wahyu Wening

Jakarta, nujateng.com – Demi merealisasikan Undang-Undang Desa No 6 Tahun 2014, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDTT),  Marwan Jafar, mengajak perguruan tinggi untuk berpartisipasi membangun desa. Perguruan tinggi diharapkan mampu menjadi partner kementerian, dalam memantau dan mengawasi pelaksanaan program-program desa.

“Sebelumnya kita (Kementerian Desa, PDTT) telah bekerjasama dengan 43 Perguruan Tinggi. Beberapa diantaranya telah berjalan dengan baik, selebihnya akan terus kita dorong agar kerjasama menjadi lebih efektif,” ungkapnya, pada Focus Group Discussion (FGD) bersama Perguruan Tinggi Indonesia di Jakarta, Rabu (27/1).

Dalam diskusi tersebut Marwan meminta peran aktif perguruan tinggi untuk memberikan rekomendasi, kritikan dan pikiran cerdas terkait pelaksanaan program-program desa. Lebih detil Menteri Marwan juga meminta perguruan tinggi untuk turut mengawasi proses pelaksanaan dana desa.

“Kementerian tentu butuh pikiran cerdas dan kritis dari perguruan tinggi. Barangkali yang kita lakukan kurang relevan, kurang efektif, atau kurang sinkron dengan kondisi sekarang. Karena sebagai akademisi, perguruan tinggi tentu akan lebih objektif dalam menilai,” ujarnya.[003/003]