Kurangi Penggangguran, GP Ansor Berikan Pelatihan Kerja

1
739
Antusias peserta pelatihan kerja mengikuti materi yang disampaikan. Foto: Ali Mustofa.

Pekalongan, nujateng,com- Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan  bekerjasama degan Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui Balai Besar Pengembangan Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (BBPPK & PKK) Lembang Bandung dan LPK Nuansa Mandiri milik PAC GP Ansor Kajen  menggelar program Inkubasi Bisnis Outwall tahap awal, Senin (7/12).

Penanggung jawab kegiatan, M. Syaikhul Alim, mengatakan Inkubasi Bisnis Outwall Tahap Awal adalah suatu model yang digunakan untuk  memberdayakan wirausaha dan calon wirausaha potensial melalui pemanfaatan teknologi tepat guna dan pelatihan singkat baik teknis maupun kewirausahaan dalam rangka menghasilkan wirausahawan yang tangguh dan mandiri yang mampu memanfaatkan sumber daya yang ada di sekelilingnya sebagai sumber ekonomi baru.

“Secara konseptual  program ini adalah untuk membangun ekonomi produktif masyarakat  yang berkelanjutan berbasis potensi sumber daya alam, sumber daya manusia dan teknologi sederhana yang ada serta peluang pasar,”jelasnya.

Menurut Syaikhul Alim, yang juga ketua PAC GP Ansor Kajen, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan berwirausaha kepada masyarakat, khususnya di bidang teknisi komputer sebagai bekal untuk membuka peluang usaha di masyarakat, sehingga mampu berwirausaha secara mandiri.

Adapun sasarannya adalah warga masyarakat khususnya pemuda usia produktif yang masih menganggur dan belum mempunyai penghasilan tetap, khususnya untuk warga masyarakat di daerah Kajen dan  diharapkan akan terbina  16 orang peserta yang mempunyai kemampuan dalam bidang teknis usaha jasa teknisi komputer.

“kegiatan ini akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan yang terbagi dalam bentuk pelatihan dan bimbingan teknis selama 8 hari dilanjutkan pendampingan oleh praktisi wirausaha selama satu bulan. Selama pelatihan peserta akan dibimbing dengan materi motivasi dan manajemen kewirausahaan serta materi teknis komputer selama 64 jam pertemuan,”tuturnya dalam press realesnya.

Sementara itu, Kabid Dinsosnakertrans, Marhaeni  mengatakan bahwa kondisi sekarang tingkat pengangguran di Kabupaten Pekalongan masih relatif tinggi dan baru sebagian yang mampu diserap dunia kerja. Untuk itu Dinsosnakertrans menyambut dengan baik inisiatif dari GP Ansor melalui LPK Nuansa Mandiri yang mampu menjalin komunikasi dan kerja sama dengan Kemnaker RI sehingga terselenggara pelatihan ini.

“Harapannya melalui pelatihan ini dapat membekali 16 peserta dengan keterampilan sebagai bekal membuka usaha. Apalagi selesai pelatihan ini akan ada pendampingan untuk membuka usaha dan akan diberikan Bantuan Sarana Usaha,” katanya.  [Ali Mustofa/003]