Gus Mus : NU dan Muhammadiyah Bentengnya NKRI

0
1026
KH. Mustofa Bisri atau Gus Mus saat memberikan tausiyah warga nadhliyin di lapangan Desa Sawangan, Kabupaten Magelang. Foto: M. Yasin

Magelang, nujateng.com– Berdirinya  Negara Kesatuan Repbulik Indonesia (NKRI) tidak lepas dari peran serta para ulama dan santri dalam memperjuangakan kemerdekaan Indonesia. Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah yang merupakan organisasi terbesar di Indonesia adalah bentengnya Indonesia, apabila keduanya rusak maka rusaklah Indonesia.

Hal tersebut disampaikan  KH Musthofa Bisri  saat memberikan tausyiah dalam rangka Jauharul Muharam dan santunan kepada anak yatim Majelis Wakil Cabang Nahlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Sawangan, Kamis (5/11).

“Untuk itu warga nahdliyin diharapkan selalu memberikan peran  di dalam berbangsa dan bernegara,” tegas Gus Mus.

Secara terpisah, wakil Rais Am PBNU, KH Said Asrori dengan anekdotnya mengatakan bahwa kepanjangan PBNU adalah Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.

Pada acara warga nahdliyin rela berpanas-panasan di lapangan untuk mendengarkan tausiyah dari Kiai dari Rembang tersebut. Hadir juga  wakil Bupati Magelang, Zaenal Arifin dan wakil PWNU Jawa Tengah, KH Muzammil serta Muspika setempat. [M. Yasin/003]