LP Ma’arif NU Jateng Sosialisasikan Program Madrasah Inklusif

0
798
Direktur SNIP LP Ma’arif NU Jateng KH M Adnan, MA (dua dari kiri) sedang menyampaikan sambutan dalam acara “Sosialisasi Program Madrasah Inklusif” tingkat provinsi di Kabupaten Banyumas (02/10).

Banyumas, nujateng.com- Sub National Implementation Partner (SNIP) LP Ma’arif NU Jateng mengadakan sosialisasi Program Madrasah Inklusif tingkat provinsi di Kabupaten Banyumas (02/10). Hadir sebagai peserta seluruh stakeholder pendidikan dari Pemprov Jawa Tengah dan dua kabupaten sasaran, yaitu Banyumas dan Kebumen.

Program ini merupakan hasil kerjasama Kemitraan Pendidikan Australia-Indonesia yang diwakili Kemenag dan LP Ma’arif NU Jawa Tengah.

KH M. Adnan, MA selaku direktur SNIP LP Ma’arif NU Jateng sekaligus perwakilan dari PW NU Jawa Tengah menuturkan, program ini menjadi suatu kebutuhan dalam melihat perkembangan madrasah ke depan, dimana sudah tidak layak ada lembaga pendidikan yang diskriminatif.

Menurutnya, sebagaimana visi-misi LP Ma’arif NU Jawa Tengah yang mengedapankan pendidikan bagi semua kalangan tanpa terkecuali, menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh madrasah saat ini.

Sebagai wujud perhatian LP Ma’arif NU Jawa Tengah terhadap penyandang difabel,saat ini telah didirikan SLB Ma’arif di Magelang. Selain SLB, sebagai percontohan juga telah dideklarasikan madrasah inklusif MI Ma’arif Keji di Kabupaten Semarang. Madrasah ini telah menerima 22 orang Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dari berbagai ketunaan. Dengan biaya mandiri, madrasah Keji mampu eksis bahkan terus berkembang.

Program pendidikan inklusif yang disosialisasikan merupakan pilot project yang selanjutnya akan didesiminasikan dan dipantau keberlanjutannya. Menjadi sasaran 3 madrasah di Kabupaten Banyumas dan 1 di Kabupaten Kebumen. Program ini berisi kegiatan pelatihan, monitoring dan pengembangan kebutuhan fisik di madrasah sasaran. Adapun outputnya diharapkan madrasah sasaran dapat menjadi pelopor bagi madrasah lain untuk menerapkan inklusi. [Yayan M Royani/002]