Siswa, Guru dan Pimpinan Ziarahi Makam KH. Abdurrahman Qoshidil Haq

0
847
Suasana makam KH. Abdurahman Qoshidil Haq saat acara ziarah dan pembacaan tahlil. Foto: Ben

Demak, nujateng.com- Seluruh civitas akademika MA Futuhiyyah 2 Mranggen Demak, memperingati haul pendiri Pesantren Futuhiyyah, KH. Abdurrahman Qoshidil Haq yang ke-75 dengan menggelar ziarah bersama di komplek makam keluarga besar pesantren yang terletak di kampung Suburan, Selasa (29/9).

Humas Madrasah, Mukromin Birry, mengatakan semua siswa, guru dan pimpinan madrasah mengikuti kegiatan doa bersama dan tahlil yasin bersama. Pembacaan tahlil  dipimpin oleh KH. A. Halimi Husain untuk Almarhum KH. Abdurrahman Qoshidil Haq yang merupakan tokoh utama pendiri Pesantren Futuhiyyah Mranggen.

“Simbah KH. Abdurrahman Qoshidil Haq adalah salah tokoh utama berdirinya Pesantren Futuhiyyah Mranggen. Selain sebagai bukti cinta kepada alim ulama, ziarah ini juga sebagai upaya mengingat jasa dan perjuangan para pendiri pesantren,” terangnya.

Sementara itu, salah satu guru MA Futuhiyyah, Lukman Hakim,  mengungkapkan kegiatan ini merupakan momentum untuk meneladani kembali semangat juang para pendiri khususnya bagi pendidik dan tenaga kependidikan yang saat ini sedang mengabdi di komplek Pesantren Futuhiyyah Mranggen.

“Dapat kita bayangkan betapa gigihnya perjuangan para pendiri dahulu, dengan segala keterbatasan mereka bisa menjadikan Komplek ini yang awalnya nol menjadi besar seperti sekarang ini. Tidak cukup rasanya hanya dengan ucapan terima kasih untuk membayar atas segala jerih payah mereka dulu,” ungkapnya.

Mbah Dur (biasa disebut) dikenal sebagai seorang ulama yang alim dan mursyid Thoriqoh Qadiriyah Naqsabandiyah. Dari Mbah Dur lah lahir sosok tokoh ulama besar, yaitu KH Muslih Abdurrahman. Selama hidup Mbah Dur adalah sosok yang dikenal dengan sikap humanis dan santun sehingga memberikan ruang hati tersendiri dan kenangan indah dan mendalam bagi masyarakat luas. [Ben Zabidy/003]