Program Penanggulangan HIV AIDS, Ladang Relawan HIV Mengabdi ke Masyarakat

0
487
Relawan HIV/AIDS SSR NU JAWA TENGAH Fatayat 1 saat melakukan rapat koordinasi. Foto: Birrul

Tegal, nujateng.com – Menjelang akhir program penangulangan HIV AIDS, Sub Sub Recipient (SSR) NU JAWA TENGAH Fatayat 1 menggelar acara rapar koordinasi  membahas strategi penjangkauan, Jumat (25/9).

Koordinator SSR NU JAWA TENGAH Fatayat 1, Nur Khasanah, bahwa meskipun program akan habis diakhir  tahun 2015, namun para Petugas Lapangan (PL) Penjangkau harus tetap semangat dan komitmen terhadap program yang sudah berjalan selama hampir 3 tahun itu.

“Program ini adalah ladang bagi para relawan HIV untuk mengamalkan ilmu dan mengabdi ke masyarakat, oleh karena itu diharapkan para petugas lapangan hendaknya memaksimalkan strategi dalam penjangkauan agar angka HIV semakin berkurang  di masyarakat,” jelasnya.

Untuk memberikan bekal ilmu yang lebih mendalam, para PL ini juga diberikan tausiyah. Dalam tausiyahnya,  Kiai Akrom S.Pd.I.  mengatakan, sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat kepada sesama, begitu pun dengan para petugas lapangan (PL) hendaknya memaknai ini sebagai ladang ibadah.

Khoirunnas Anfau’hum Linnas,” tandasnya.

Dalam kerjanya SSR NU JAWA TENGAH Fatayat 1 yang berkantor utama di Desa Babakan Kramat Tegal membidangi  tiga wilayah kabupaten/kota, diantaranya Pemalang, Tegal dan Brebes yang masing-masing wilayah terdiri dari 18 Petugas Lapangan (PL) dan Koordinator Lapangan (KL) yang setiap harinya melakukan sosialisasi HIV/AIDS  dan  Volunteering Conseling and Testing (VCT) secara mobile maupun ke layanan kesehatan terhadap kelompok dampingan yang  meliputi Wanita Penjajah Seks Langsung/ tidak Langsung (WPS L/TL), Waria,  High Risk Men (HRM), LSL dan masyarakat pada umumnya. [Birrul Walidaini/003]