Taat Kepada Ulama

0
1471

Oleh: KH Azhari Al Hafidz
(Mustasyar PCNU Kabupaten Magelang)

الله اكبر الله اكبر الله اكبر الله اكبر الله اكبر الله اكبر الله اكبر الله اكبر الله اكبر. الحمد لله رب العالمين ولي الصالحين ولا عدوان الا على الظالمين. واشهد ان لا اله الا الله وحده لا شريك له اله الاولين والاخرين وقيوم السموات والارضين. واشهد ان محمدا عبده ورسوله امام المتقين  وخاتم المرسلين. اللهم صل وسلم على سيدنا وعلى اله وصحبه ومن تبعهم باحسان الى يوم الدين. اما بعد. ياايها الناس اتق الله حق التقوى. واستمسكوا من الاسلام بالعروة الوثقى. وتزودوا من الاعمال الصالحة للاخرى واعملو ان خير الزاد التقوى وان خير القرون قرنه صلى الله عليه وسلم ثم الذين يلونهم ثم الذين يلونهم ثم من بعدهم كثيرا اضاعوا الصلاة واتبعوا الشهوات فسوق يلقون غيا. وتوبوا الى الله جميعا ايه المؤمنون لعلكم تفلحون

Poro sederek monggo sami taqwa dumateng Allah kanti nindakaken dawuh dawuh ipun soho nebihi awisan awisanipun.

Sak sae saenipun generasi inggih puniko generasinipun kanjeng rasul SAW, poro sahabat. Kanjeng rasul dawuh:

خيركم قرنى ثم الذين يلونهم ثم الذين يلونهم ثم يكون بعدهم قوم يشهدون ولا يستشهدون ويخونون ولا يؤمنون وينذرون ولا يوفون ويظهر السمن .رواه البخارى

Terjemah bebasipun: Sebaik baik kalian adalah generasiku, kemudian disusul generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya, kemudian setelah itu muncul kaum yang bersaksi dan tak diminta kesaksiannya, berkhianat dan tidak bisa dipercaya, bernadzar tidak bisa memenuhinya, merajalela kegemukan dari sumber makanan haram (HR Bukhori)

Shohabat nabi adalah orang yang dipilih Allah SWT untuk menyertai beliau Rasulullah SAW, orang orang yang paling dekat dengan beliau, orang orang yang langsung menyaksikan turunnya mukjizat, beliau orang orang yang memiliki sifat mulya, bersih dari sifat sifat tercela dan orang orang yang mencintai Allah dan rasulnya, sehingga berhasil keluar dari dirinya dan keluar dari hartanya.

Allah SWT berfirman:

محمد رسول الله والذين معه أشداء على الكفار رحماء بينهم تراهم ركعا سجدا يبتغون فضلا من الله ورضوان سيما هم فى وجوههم فى اثر السجود

Muhammad itu adalah utusan Allah, dan orang-orang yang bersama dia adalah keras terhadap orang orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka, kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhoan-Nya, tanda tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud (Al-Fath 29)

Setelah itu muncul generasi tabiin, kemudian generasi tabi’ut tabiin yang bagus bagus dan sholih. Dan setelah itu hingga sekarang ini muncullah orang orang yang dalam hadis tersebut memiliki sifat sifat jahat,     ويخونون ولا يؤمنون   berkhianat  tidak bisa dipercaya, apa yang rasulullah SAW sebutkan itu kini menjadi fakta dan realita yang semua orang mengerti. Umat ini sering dikibuli dan dikelabui dengan berbagai argument dan kata kata yang sesungguhnya hanyalah kebohongan besar belaka. Kalau pada zaman sahabat, beliau korabankan dunianya demi untuk agamanya, kini banyak terbalik agamanya dipotong dan dikorbankan untuk meraih dunianya, dan kondisi inilah yang tergambar dalam pantun syiir arab:

نرقع دنيانا بتمزيق ديننا * فلا ديننا يبقر ولاما نرقع

Aku tambal duniaku yang sobek menganga ini dengan menyobek-nyobek agamaku, akibatnya agamaku tidak lagi utuh sempurna, dan duniakupun tak seberapa

Jamaah Idhul Adha yang Mulia

Seperti yang telah hadis diatas terangkan, generasi demi generasi terus saja mengalami degradasi mental spiritual, di era kemajuan teknologi ini hal tersebut sangat kita rasakan.

Di satu sisi, nafsu ini dimanja manja dengan berbagai kemudahan dan kemewahan, disisi lain umat sekarang ini tengah mengalami tragedi moralitas yang dahsyat, yang belum pernah terjadi disepanjang sejarah peradaban manusia.

Dan inilah dampak negative pesatnya kemajuan teknologi di era internet ini orang menjadi mudah menimba ilmu pengetahuan dan informasi, tapi disisi lain orang menjadi tak punya malu membuka aurat di muka umum. Banyak remaja bahkan anak SMP yang sudah tidak perawan lagi, kriminal semakin canggih dan inilah dampak negatif era modern. Kondisi terpapar ini menuntut kita semua untuk hati hati menjaga diri dan keluarga saling mengingatkan

قوا انفسكم واهلكم نارا

Jagalah dirimu dan ahlimu dari siksa neraka

Jamaah idhul adha yang dimulyakan Allah, meratapi kondisi zaman yang semacam ini kita menjadi ingat sebuah hadis:

عن عبدالله ابن عمروبن العاص رضي الله عنه ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: كيف بكم وبزمان يوشك ان يأتي يغربل الناس فيه غربلة وتبقر حثالة من النار قد مرجت عهودهم وأماناتهم فاختلفوا وكانوا هكذا. وشبك بين اصابعه. قالو كيف بنا يارسول الله اذا كان ذالك. قال تأخذون بما تعرفون وتدعون ما تنكرون وتقبلون على خاصّتكم وتذرون أمر عوامكم . صحيح ابن ماجه

Terjemahan bebasnya : Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda : Bagaimana kalian kaitannya dengan zaman yang hampir dating ? manusia ini disaring atau diajak di zaman itu dan yang tersisa hanyalah ampasnya (yang rendahan) telah rusak janji janji mereka dan rusak amanah mereka ( sudah tidak bisa dipercaya) kemudian mereka berbeda beda mereka bertindak begini (seraya beliau mengapu rancangkan jari jarinya)  sahabat bertanya: Ya Rasulullah sikap kami bagaimana ?, ketika zaman itu tiba ? beliau bersabda kalian ambil (pegangi) sesuatu yang kalian ketahui bahwa itu haq (benar), kalian tinggalkan sesuatu yang kau ingkari, kalian menghadap ulama khosh, kalian tinggalkan cara cara awam (ibnu majah).

Jamaah Idul Adha yang Dimulyakan Allah

Barangkali zaman ini adalah zaman yang dipastikan dalam hadis tersebut. Suatu zaman dimana manusia diajak/disaring, yang baik baik semakin langka, yang tersisa kebanyakan rendahan (ampas ampas) bahkan banyak yang pintar, tapi jarang yang benar.

قد مرجت عهودهم وأماناتهم

Sudah kehilangan sifat  amanah, sudah tidak bisa dipercaya tidak memiliki integritas. Ketika menemui / mengalami kondisi zaman macam ini, baginda rasul SAW berwasiat agar:

تأخذون بما تعرفون

Artinya kalian berpegang kepada kebenaran, pro dan berpihak kepada kebenaran dimanapun dalam kondisi apapun dan dihadapan siapapun.

قل الحق ولو كان مرّا

Katakanlah yang haq (kebenaran) walaupun pahit dirasakan. Di zaman ini banyak orang pandai seringkali kita temui kebenaran itu diolok olok dan diopinikian sedemikian rupa sehingga tampak sebagai sesuatu yang salah, sebaliknya sesuatu yang batil dan salah dikemas dan dibalut dengan label kesholehan, sehingga terkesan dan Nampak sebagai kebenaran. Padahal dihadapan Allah yang yang batil itu tetaplah batil walaupun dibalut dengan seribu kemasan yang indah. Karena itulah kita dianjurkan berdoa :

اللهم ارنا الحق حقا وارزقنا اتباعة وأرنا الباطل باطلا وارزقنا اجتنابه

Duh Ya Allah! tampakkanlah kepada kami, yang haq itu tampak haq dan tolonglah kami untuk mengikutinya, dan tampakkanlah kepada kami yang batil itu tampak sebagai kebatilan dan tolonglah kami untuk menjauhinya.

وتدعون ما تنكرون

Artinya meninggalkan mungkar, menjauhi kebatilan dan kesalahan. Kebenaran dan kesalahan masing masing memiliki indikasi seperti diterangkan dalam hadis shohih:

البر ما اطمأنّت اليه النفس والاثم ماحاك فى صدرك وكرهت ان يطلع عليه الناس

Terjemahan bebasnya kebajikan adalah sesuatu dimana hati tenang dan cenderung kepada-Nya, dosa adalah sesuatu dalam hati yang tidak nyaman, dan kamu tidak suka bila orang lain melihatnya. Artinya perbuatan dosa dan tindakan yang jelek itu membikin hati pelakunya menjadi tidak tenang, dan yang demikian itu ketika didunia, adapun di akherat bila Allah tidak mengampuninya tetap disiksa sebagai keadilanNya.

وتقبلون على خاصتكم

Artinya menghadap ulama yang khosh, ulama yang layak menjadi panutan dari arah ilmu dan amaliyahnya. Masyarakat awam harus punya chanel dan kaitan dengan ulama, sebab orang yang tidak bisa melihat harus dituntun dan diarahkan oleh orang yang punya penglihatan agar tidak tersesat. Manusia dalam mengarungi dan mengelola kehidupan ini membutuhkan penerangan agar tidak gelap, membutuhkan pembinaan dan pengarahan agar tepat dan lurus langkah jalannya, sumber pembinaan tersebut adalah Wahyu Allah dan sunah rasul yang telah diturunkan kepada para nabi. Dan para nabi telah mewariskannya kepada para ulama , sehingga sesungguhnya ulama itu orang yang telah mewarisi para nabi.

أعوذ بالله من الشيطان الرجيم. يأيها الذين امنوا لا تخونوا الله والرسول وتخونوا اماناتكم وانتم تعلمون

بارك الله لى ولكم فى القران العظيم ونفعنى واياكم بما فيه فى الايات والذكر الحكيم وتقبل منى ومنكم تلاوته انه هو السميع العليم أقول قولى هذا استغفرو الله العطيم لى ولكم ولسائر المسلمين من كل ذنب فاستغفروه انه هو الغفور الرحيم