Keluarga Harmonis, Fondasi Negara Yang Kuat

0
826
Drs. H. Muzammil. [Foto: Putri]

Salatiga, nujateng.com- Selain terlibat dalam masalah-masalah keagamaan, Nahdlatul Ulama (NU) juga turut berpartisipasi dalam pengembangan masyarakat. Salah satunya berupaya untuk membangun dan memperkuat keluarga agar tetap pada tujuannya, sakinah, mawaddah wa rahmah.

“Keluarga harmonis adalah idaman semua manusia. Siapapun pasti menghendaki untuk memiliki keluarga bahagia. Ingin keluarganya baik-baik saja dan langgeng. Dan itu tidak mudah. NU berkeinginan untuk ikut berperan dalam menciptakan keluarga-keluarga bahagia tersebut,” papar Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, Drs. H. Muzammil.

Hal tersebut ia sampaikan saat memberi materi tentang “Peran Lembaga Keluarga di Lingkungan NU.” Acara yang diselenggarakan oleh Sub Recipient PWNU Jawa Tengah itu dilaksanakan di Hotel Laras Asri Salatiga, Kamis (17/9).

Muzammil menambahkan bahwa sebagai unit sosial terkecil, keluarga yang baik menjadi fondasi bagi terciptanya masyarakat yang baik pula. “Ketika masyarakat sudah baik, maka negara juga menjadi kuat,” tambah alumnus Insititut Agama Islam Negeri (IAIN, sekarang UIN) Walisongo Semarang itu. Baginya, NU harus terus berkiprah dalam penguatan keluarga mengingat tantangan yang dihadapi saat ini cukup besar.

“Sekarang anak-anak sudah memegang gadget semuanya. Ia bisa berinteraksi dengan siapapun di belahan dunia manapun. Peran dan fungsi keluarga menghadapi tantangan ini. Padahal keluarga memiliki fungsi pendidikan, sosialisasi serta perlindungan,” tambah Muzammil.

Muzammil mengingatkan bahwa kepercayaan anak pada orang tua bukan tidak mungkin lebih menurun. Karena mereka lebih banyak mendengar cerita teman-temannya. “Padahal, perkembangan anak sangat tergantung lingkungan dan keluarga,” kata pria yang berdomisili di Getasan ini menutup pembicaraan. [TKh/001]