Gus Mus Terpilih Jadi Rais Aam Syuriah PBNU 2015-2020

0
808
Wakil Rais Aam terpilih KH Ma'ruf Amin memberikan sambutan usai dibacakannya keputusan musyawarah mufakat atau ahlul halli wal 'aqdi, Rabu (5/8) malam. [Foto: Abdus Salam]

 

Jombang, nujateng.com- KH A Mustofa Bisri resmi menjadi Rais Aam Syuriah PBNU masa khidmat 2015-2020 dan KH Ma’ruf Amin mengemban sebagai wakilnya. Hal itu diputuskan melalui musyawarah mufakat atau Ahlul halli wal ‘aqdi (Ahwa) yang dilakukan oleh 9 ulama terpilih.

Muktamirin di ruangan yang berada di alun-alun Jombang Jawa Timur itu terlihat bahagia, bertepuk tangan sembari mengalir deras kalimat hamdalah sebagai rasa syukur atas keputusan yang ditetapkan.

Keputusan tersebut dibacakan oleh Panitia Daerah Muktamar NU ke 33 Saefullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul dalam sidang hasil keputusan Ahwa di Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur. Dalam sambutannya, Gus Ipul mengatakan bahwa  Gus Mus menyatakan ketidaksanggupannya untuk memegang amanah sebagai Rais Aam Syuriah PBNU.

“Ketidakmauan Gus Mus adalah bentuk akhlakul karimah, akhlak yang baik, kira-kira begitulah,” ujar Gus Ipul.

Ditambahkan Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut, apabila nanti Gus Mus tidak bersedia, maka KH Ma’ruf Amin sebagai wakil Rais Aam yang akan menggantikannya menjadi Rais Aam.

“Kalaupun Gus Mus tetap tidak mau, maka KH Ma’ruf Amin sebagai wakil akan menggantikannya,” ucap Gus Ipul.

Dalam sambutannya, KH Ma’ruf Amin mengatakan bahwa ini  adalah  tugas yang sangat  berat, serta menerimanya karena taat dan patuh kepada para ulama, serta memohon do’a dan dukungannya untuk menyatukan kembali Nahdlatul Ulama.

“Walaupun pada awalnya ada ketegangan, itu  merupakan dinamika, tapi al-hamdulillah pada akhirnya kita bersatu,” ucapnya di akhir pembacaan sambutan. [AS/002]