GP Ansor Tegakkan Kalimat Allah

0
918
[Foto: Mashri]

Sukoharjo, nujateng.com- Dalam menjalankan suatu gerakan itu harus dilandasi dengan roso tresno (rasa cinta, red). Dengan rasa cinta tersebut bisa memberikan motivasi yang sangat tinggi, menambah semangat baru dalam berjuang menegakkan kebaikan bersama GP Ansor.

Hal tersebut dikatakan Dewan Penasihat Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Sukoharjo, Khomsun Nur Arif, di hadapan puluhan anggota Ansor dan Banser dalam acara konsolidasi dan halal bi halal bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Bendosari, Sukoharjo, Jawa Tengah. Jumat (7/8) malam.

Menurut Khomsun, beruntung kita ini bisa dilahirkan dan bertemu dengan GP Ansor, ikut prahunya Hadratus Syaikh Mbah Hasim Asy’ari, bisa ketemu sama sesepuh-sesepuh NU, para kyai, para ulama. “GP Ansor dan NU ini sebuah organisasi para kyai, para ulama, kita tidak salah kalau memilih NU, hanya dengan melalui jalan NU, insyaallah kita semua akan masuk surga,” tuturnya.

Mantan Ketua KPU Sukoharjo ini menjelaskan, yang bisa kita bangun di Ansor adalah berjuang menegakkan panji-panji Allah, secara tidak langsung Ansor dan Banser sudah menegakkan kalimat Allah. Terlebih ketika kita membawa seragam Banser jangan sampai kita melakukan hal-hal yang melanggar prinsip-prinsip larangan Allah.

“Sebagaimana yang telah dikatakan oleh Gus Mus (KH Mustofa Bisri) ketika Mutamar NU ke-33 di Jombang beberapa waktu yang lalu, hal tersebut bukan hanya untuk para muktamirin saja tetapi untuk kita semua yaitu tentang ahlaqul karimah,” paparnya di hadapan anggota Ansor dan Banser.

Lebih lanjut, dikatakan Khomsun, semangat untuk mengajak di jalan Allah dengan cara-cara yang baik inilah langkah kita untuk Ansor dan Banser dalam membentuk kaderisasi yang baik. “Ini adalah tanggung jawab kita semua, bukan hanya tanggung jawab ketua dan pengurus,” tandasnya.

Selain itu, pihaknya berharap dalam pertemuan dan kesempatan yang baik ini, mari jangan pernah memutuskan silahturahmi, mumpung masih punya kekuatan, kesempatan bersama-sama kita sambung silaturahmi dan saling memaafkan di Ansor ini. “Di Ansor tidak ada dendam, biarlah yang sudah berlalu, mulai saat ini, malam ini kita saling maaf memaafkan, jangan memutus persaudaran sesama anggota,” pintanya.

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Bendosari Sukoharjo, Ma’ruf Budiarto, dalam sambutanya menyampaikan, sejarah terbentuknya PAC GP Ansor Bendosari waktu itu sangat spesial, lain daripada yang lain. Meski demikian, pihaknya tidak patah semangat untuk memajukan GP Ansor di wilayah Bendosari. “Menjadi pengurus GP Ansor itu memang suatu tugas yang berat terlebih seorang ketua. Al-hamdulillah dengan bantuan sahabat-sahabat, semua program pengajian Rijalul Ansor bisa berjalan sesuai harapan,” terangnya.

Menurutnya, kegiatan malam ini adalah konsolidasi sekaligus halal bi halal sesama anggota GP Ansor maupun anggota Banser se Kecamatan Bendosari dengan pengurus Cabang. Diharapkan pertemuan malam ini ke depan akan lebih baik dan lebih maju dalam menjalankan semua program-program kerja PAC GP Ansor maupun program yang diberikan oleh pengurus GP Ansor di tingkat cabang. [Mashri/002]