Ingin Belajar di Pondok, Lazisnu Siap Berikan Beasiswa

0
1188

Pekalongan, nujateng.com- Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kota Pekalongan, meluncurkan program baru untuk para santri yang sedang belajar di pondok pesantren, Sabtu (11/7).

Program baru dengan nama “Beasiswa Santri” diperuntukkan bagi anak-anak muda di lingkungan nahdliyin yang punya minat besar untuk belajar di pondok, akan tetapi tidak memiliki biaya sama sekali.

“Ini program baru untuk para generasi muda NU yang ingin belajar di pesantren yang tidak memiliki biaya,” ujar Lukman Kamil, Ketua PC Lazisnu Kota Pekalongan kepada nujateng.com.

Dikatakan Kamil, program beasiswa santri sekaligus mendukung program Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) berupa “Ayo Mondok” yang sudah diluncurkan beberapa waktu yang lalu, Lazisnu sebagai penghimpun dana dari pemberi zakat (muzakki) dan pemberi infak (munfiq) berusaha menjembatani dalam hal biaya mondok.

“Jadi ini sebuah sinergitas antar lembaga di lingkungan Nahdlatul Ulama, yang kebetulan mendapat dukungan penuh dari Syuriyah, sehingga anak-anak muda NU sebagai kader penerus perjuangan tetap berada di jalur ajaran ahlu sunnah wal jama’ah (aswaja),”tandas Kamil.

Acara peluncuran program beasiswa santri dilaksanakan di sela-sela kegiatan Lazisnu Kota Pekalongan memberikan santunan kepada 60 anak yatim di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Pekalongan utara yang berlangsung di Musholla Al Islah Ranting NU Pabean, yang diakhiri dengan buka puasa bersama. Hadir dalam acara tersebut jajaran PCNU Kota Pekalongan, Pengurus MWCNU Pekalongan utara dan Pengurus Ranting NU Pabean.

Kamil  optimis program beasiswa santri mendapat respon yang cukup positif, mengingat saat ini banyak anak-anak nahdliyin sedang belajar di pondok pesantren baik di wilayah Jawa Tengah maupun di Jawa Timur.

Untuk anak anak muda yang baru akan belajar di pesantren bisa menghubungi pengurus ranting NU setempat atau Lazisnu Cabang Kota Pekalongan tlp 0858 1010 1926, sedangkan untuk yang sedang belajar di pesantren akan diadakan pendataan terlebih dahulu, karena program ini hanya diperuntukkan bagi mereka yang kurang mampu. (Abdul Muiz/003)