Selama Ramadan, Ponpes Nurul Burhany Mengaji Kitab Al Ibriz  

0
961
Para santri Ponpes Nurul Burhany sedang melakukan kegiatan mengaji. Foto. Abdus Shomad

Demak,nujateng.comPada bulan Ramadan Ponpes Nurul Burhany menerapkan jadwal kegiatan khusus ramadan, yaitu pengajian kitab khusus yang dikhatamkan pada bulan ramadan. Pengajian ini sering disebut dengan pengajian kilatan,  waktunya juga lebih banyak dibanding waktu kegiatan harian biasa.

Menurut pengasuh pondok, KH. Helmi Wafa Mahsuni, kegiatan pengajian ramadan ini dilakukan tidak hanya tahun ini, tetapi sudah menjadi agenda tahunan.

“Tujuannya di bulan yang penuh berkah ini, para santri dapat mengisi waktunya dengan kegiatan pengajian secara maksimal,”jelasnya.

 Kegiatan pengajian ramadan atau Puasanan ini, tidak hanya diikuti oleh santri tetap pesantren Nurul Burhany, tetapi juga diikuti oleh santri yang hanya ikut puasanan pada bulan Ramadan.

Ditambahkan Kiai Helmi, pada bulan Ramadan setiap ba’da sholat maktubah diisi dengan pengajian. Baik pengajian al Qur’an maupun pengajian kitab-kitab salaf. Jadwal pengajiannya yaitu setelah sholat shubuh diisi dengan pengajian kitab Tafsir, yakni kitab Al Ibriz oleh KH. Helmi Wafa, waktu dhuha diisi pengajian kitab Subulul Huda Warrosyad oleh ustad Ahmad Dliyauddin, setelah sholat duhur diisi pengajian Kitab Fiqhush shiyam oleh ustad Abdus Shomad.

Lebih lanjut, setelah sholat ashar diisi pengajian kitab Risalah Sairatur Rasul oleh ustad Ahmad Sahal, setelah sholat maghrib diisi pengjian kitab Jami’ul Hikayat oleh ustad Imam Fitri Khosyi’i, dan setelah Isya’ diisi dengan pengajian setoran al Qur’an kepada Umi Hj. Mila Hasna Al HAfidzah.

“Dan pengajian ramadan ini dilaksanakan sampai tanggal 17 ramadan, kemudian malam 17 ramadan ditutup dengan khataman kitab beserta peringatan nuzulul qur’an,”tandasnya.

Pondok pesantren Nurul Burhany sendiri merupakan pondok khusus putri cabang dari pondok pesantren Futuhiyyah yang berada di jalan Suburan Mranggen Demak. Jadwal kegiatan keseharian yang ada di pesantren ini adalah disamping mengaji dan menghafal al Qur’an, juga mengaji kitab-kitab salaf. [Abdus Shomad/003]