LDNU Jawa Tengah Gelar Pesantren Kilat di Pedesaan

0
780
Para Ustad yang akan bertugas membimbing keagamaan selama bulan Ramadan foto bersama dengan jajaran Pemkab Pekalongan, Polres Pekalongan, BMT Bahtera Group Pekalongan, dan Pengurus LDNU Jawa Tengah. Foto:Istimewa

Semarang, nujateng.com – Dalam rangka meningkatkan syiar Islam Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Jawa Tengah mengadakan pesantren kilat di pedesaan. LDNU Jawa Tengah menerjunkan tim dakwah ke pelosok desa yang dinilai masih minim dalam Sumber Daya Manusia (SDM) keagamaannya.

Ketua PW LDNU Jawa Tengah, KH Sam’ani Sya’roni mengatakan, lebih dari 20 ustad dikirim ke daerah pegunungan. Daerah itu merupakan perbatasan Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Banjarnegara tepatnya di kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan.

“Para ustad disebar diseluruh wilayah kecamatan itu yang terdiri dari 40 dusun dari 11 kelurahan. Dusun yang diprioritaskan adalah dusun-dusun yang sama sekali belum ada ustadnya sehingga sangat membutuhkan bimbingan keagamaan,” tutur Ketua PW LDNU Jawa Tengah KH Sam’ani Sya’roni, di Kantor PWNU Jawa Tengah Jl. Dr Cipto Semarang, Minggu (28/6/15).

Sebagai informasi, pesantren kilat merupakan tradisi Islam di Indonesia yang melekat dalam setiap bulan ramadan. Menurut Sam’ani, para ustad yang dikirim bermaksud untuk memimpin kegiatan keagamaan selama bulan ramadan.

“Ya mulai dari sholat lima waktu, sholat tarawih, ceramah dan mengaji Al-Quran pesantren kilat dan pengajian rutin masyarakat,” tambahnya.

Dipilihnya Kecamatan Lebakbarang, menurut Sam’ani, karena wilayah tersebut merupakan permintaan  ketua MWC NU Lebakbarang KH Slamet Subkhi. Slamet meminta  kepada LDNU Jawa Tengah supaya mengirim para ustad yang mampu membina masyarakat di wilayahnya.

“Rata-rata masyarakat di wilayahnya masih sangat awam dan amat membutuhkan para ustad. Letak wilayahnya yang terpencil dan sulit dijangkau oleh trasnportasi membuat rata-rata masyarakat kurang tersentuh oleh kegiatan keagamaan,” tambahnya.

Tim dakwah LDNU Jawa Tengah ini didukung oleh BMT Bahtera Group Pekalongan. Para ustad diberangkatkan ke Lebakbarang sejak 30 Sya’ban/17 Juni 2015. Tim ini  dilepas oleh Jajaran pengurus PW LDNU Jawa Tengah,  pengurus BMT Bahtera Group Pekalongan, Jajaran Polres Pekalongan dan Pemda Kab. Pekalongan.

Islam yang Santun

Kapolres Pekalongan AKBP Indra Krismayadi melalui Wakapolres Pekalongan Kompol Widyantoro dalam sambutannya berpesan agar para ustad yang bertugas agar menyelipkan misi nasionalisme. Para ustad diharapkan mampu menanamkan Islam yang santun demi keutuhan NKRI.

Bupati Pekalongan H Amat Antono, melalui Kabag Kesra Ibu Sumarwati mengucapkan terimakasih kepada team dakwah LDNU Jawa Tengah yang telah membantu pembangunan masyarakat Pekalongan dibidang kerohanian. Kehadiran team dakwah LDNU ini disambut antusias oleh warga Lebakbarang.

“Mereka langsung dijemput oleh tokoh masyarakat masing-masing dusun yang memang sudah menunggu  kehadirannya. Tim dakwah LDNU Jawa Tengah akan tinggal di kecamatan Lebakbarang selama 26 hari yakni sampai tanggal 25 Ramadan atau 12 Juli 2015. Namun tidak menutup kemungkinan setelah hari raya  Idul Fitri akan diterjunkan kembali,” pungkas Sam’ani.  [Ceprudin/003]