Tak Hanya Cantik, Aini Chabibah Jadi Putri Fatayat NU Jateng 2015

0
1437
PUTRI FATAYAT: Pengurus PP Fatayat Arzety Bilbina memasang mahkota Putri Fatayat NU Jawa Tengah 2015 kepada Aini Chabibah asal Magelang dalam ajang pemilihan Putri Fatayat NU di Gedung Asrama Haji Islamic Centre, Minggu (24/5) siang. [Foto: KS]

Semarang, nujateng.com- Aini Chabibah asal Magelang berhasil terpilih dan dinobatkan menjadi Putri Fatayat NU tahun 2015 dalam pemilihan ajang Putri Fatayat NU wilayah Jawa Tengah yang bertempat di Gedung Asrama Haji Islamic Centre Manyaran, Semarang, Minggu (24/5).

Aini Chabibah terpilih dari 10 finalis lain dan merupakan perwakilan dari 35 kabupaten/kota di provinsi Jawa Tengah. Sebelumnya dia harus bersaing dengan 25 finalis yang tampil dalam acara final pemilihan Putri Fatayat NU.

Salah satu dewan juri Arzety Bilbina mengatakan, kriteria penilaian dalam ajang pemilihan putri Fatayat NU ini peserta tidak hanya dinilai memiliki wajah yang cantik, namun juga dipilih punya pemikiran dan kecerdasan serta sosok yang memiliki akhlak yang baik.

Sedangkan dari segi penilaiannya dalam ajang ini juga ada masa karitina peserta seperti dalam pemilihan putri muslimah di salah satu stasiun televisi swasta. Menurutnya, semua finalis memang cerdas, hal ini terlihat dari mereka dengan spontan menjawab pertanyaan dari para juri dan lantang menjawab soal yang diajukan.

”Peserta yang masuk di semifinal dan final telah memiliki kriteria cantik dan cerdas,” tandasnya.

Adapun dalam karantina itu peserta telah dinilai 60 persen misalnya dari aktivitas mereka sehari-hari, dari segi penampilan, bersahabat dengan peserta lainnya dan mengikuti aturan serta punya komitmen untuk mengikuti semua jadwal kegiatan. Dan di atas panggung hanya dinilai 40 persen dari seluruh penilaian, sehingga dapat dipilih perempuan yang cantik, cerdas dan sholehah. Ia berharap, kedepan, pemenang dari Jawa Tengah ini bisa dibawa di tingkat nasional.

Aini Chabibah sebagai pemenang juara satu berharap, perempuan Indonesia mendapatkan keadilan sosial dan mendapatkan akses hukum yang sama dengan laki-laki, dan perempuan Indonesia lebih maju.

”Saya sangat bersyukur Alhamdulillah atas prestasi hari ini. Saya tidak menyangka sama sekali karena sehari sebelum acara ini saya mengalami kecelakaan motor sehingga terluka lecet di tangan, dan kaki. Namun saya yakin bisa mengikuti acara dengan maksimal dan membuat bangga organisasi saya,” katanya. Saat ditemui usai acara, kemarin Aina mengaku hanya melakukan persiapan selama dua bulan saja.

Selain pemilihan Putri Fatayat NU 2015, kegiatan yang dirangkai dalam Festival Budaya Islami 2015 bertema Festival Budaya Islam sebagai Pengejawantahan Pelestarian Budaya Indonesia yang Bersumberkan Nilai-nilai Normatif dan Agama itu juga ditampilkan fashion show, seminar dan beauty class, focus group discussion, dan festival hadroh. [KS/001]