Suara Merdeka Network All Out Dukung Pencalonan Adnan

1
985
Muhammad Adnan (baju putih) foto bersama CEO Suara Merdeka Group Kukrit Suryo Wicaksono. [Foto: KS]

Semarang, nujateng.com- Pencalonan Wakil Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng Muhammad Adnan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar NU (PBNU) dalam Muktamar ke-33 NU di Jombang, Jatim pada 1-5 Agustus mendatang terus mendapat dukungan tak hanya dari pengurus cabang dan pengurus wilayah. Dukungan juga datang dari Suara Merdeka Network.

”Suara Merdeka itu bagian dari keluarga besar NU. Suara Merdeka juga jadi public relation-nya NU. Kami akan support Pak Adnan yang juga guru mengaji sekaligus guru spiritual saya. Suara Merdeka Network akan all out untuk menyukseskan Pak Adnan menjadi Ketua Umum PBNU,” tutur CEO Suara Merdeka, Kukrit Suryo Wicaksono saat menerima kunjungan mantan Ketua PWNU itu ke Menara Suara Merdeka lantai 17 Jalan Pandanaran 30, kemarin.

Kunjungan Adnan yang didampingi Ketua PWNU Abu Hapsin, sekretaris PWNU Mohamad Arja Imroni, wakil ketua PWNU Najahan Musyafak kemarin juga ditemui oleh Pemimpin Redaksi Suara Merdeka Amir Machmud NS, Pemimpin Redaksi Wawasan Agus Toto Widiatmoko, dan Pemimpin Redaksi suaramerdeka.com Setiawan Hendra Kelana.

Adnan menegaskan, meski ada mantan Ketua PBNU 1999-2004 KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) dan Ketua PBNU incumben Said Aqil Siraj yang akan maju, ia mengaku tidak gentar bertarung dengan Gus Sholah dan Said Aqil yang lebih populer. Karena, persaingan menjadi ketua umum hanyalah bagian dari upaya memajukan NU.

”Saya ingin membawa kepemimpinan NU yang benar-benar menjadi pemimpin, ngayomi dan ngladeni. Dalam kepengurusan PBNU butuh sosok kiai yang manajer, dan sosok itu adalah KH Hasyim Muzadi yang akan maju menjadi Rais Aam,” ujarnya.

Jika terpilih, mantan Ketua PWNU Jateng 2003-2013 itu akan menjadi Ketua PBNU pertama dari Jawa Tengah, karena sebelumnya, Ketua PBNU berasal dari Jawa Timur dan Jawa Barat. Dan, untuk menjadi ketua, kata Adnan, harus mampu memperoleh suara mayoritas dalam Muktamar.

Total ada 524 suara dari semua tingkatan pengurus. Di Jateng ada 36 PCNU, masing-masing memiliiki satu suara. Sejumlah 27 PCNU sudah menyatakan dukungannya. Satu PCNU yang sudah dikontak, belum menyatakan dukungan. Empat PCNU belum dihubungi dan dua lainnya belum bisa dikontak. Dukungan juga diberikan PWNU jateng.

”Pak Hasyim Muzadi yang akan maju menjadi Rais Am juga ikut memperkenalkan saya di 15 provinsi. Saya juga sudah didukung oleh PWNU di luar Jawa. Seperti Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan dan Gorontalo. Dirinya juga sudah bersilaturahmi ke Lampung, Sumatra Selatan, Bengkulu dan Pekan Baru. Dukungan juga diberikan dari Pengurus Cabang Istimewa (PCI) Malaysia, Saudi Arabia, Australia dan New Zealand serta Jepang,” paparnya.

Abu Hapsin pun berharap, Suara Merdeka menjadi kekuatan dakwah dan turut mengangkat kader terbaik NU Jawa Tengah. ”Atas nama PWNU, kami memohon agar Suara Merdeka bisa memberikan dukungan sepenuhnya,” katanya.

Amir Machmud pun juga menyatakan dukungannya. Ia berharap, Adnan sebagai tokoh Jawa Jawa Tengah muncul di kancah nasional maupun internasional. ”Pak Adnan itu intelektual yang juga kiai,” ujarnya. [KS/002]