Hari Kebangkitan Nasional, IPNU Sukoharjo: Perlu Adanya Reorientasi Gerakan Untuk Kemakmuran Rakyat

0
915

Solo, nujateng.com- Zaman yang telah berubah, memunculkan permasalahan yang berbeda dengan zaman sebelumnya. Kondisi ini, juga ikut berpengaruh pada gerakan sosial dan mahasiswa, yang memerlukan cara yang tentu tidak sama untuk mendekati sebuah permasalahan yang berbeda.

“Untuk itulah perlu adanya reorientasi gerakan mahasiswa. Reorientasi tersebut mesti diarahkan pada usaha pemberdayaan masyarakat,” terang Ketua IPNU Sukoharjo, Atsani Imam Ghazali, pada acara dialog publik yang diselenggarakan IPNU-IPPNU Surakarta dan Sukoharjo di Mangkubumen Solo, Jumat (15/5) lalu.

Dipaparkan lebih lanjut oleh Sani, semestinya mahasiswa mesti berani membuktikan serta menguji teori yang selama ini diperoleh, baik dari bangku kuliah maupun lainnya. “Pembuktian ini akan memperlihatkan, apakah teori itu bermanfaat bagi masyarakat. Turun ke bawah juga akan membuat mahasiswa mempelajari kemandirian masyarakat,” kata dia.

Sementara itu, narasumber lain pada acara diskusi tersebut, Devit Zainuddin mengatakan selama ini mahasiswa teerlalu yakin pada doktrin: semua masalah bisa digarap dan diselesaikan oleh mahasiswa.

“Tapi apakah selama ini, gerakan kita sudah mengakar kepada rakyat?” ujar Ketua PC PMII Sukoharjo itu.

Selain perwakilan dari PMII dan IPNU, diskusi tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber dari sejumlah OKP antara lain HMI, GMKI dan BEM UNS. [Ajie Najmuddin/002]