Hardiknas, IPPNU Jateng Gelar Seminar Problem Solving Pelajar

0
758
Seminar Problem Solving pelajar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan tema “Mewujudkan Kader Bangsa yang Berkualitas dan Berkarakter”, Sabtu (2/5). [Foto: Istiqomah]

Semarang, nujateng.com- Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) propinsi Jawa Tengah telah menyelenggarakan seminar Problem Solving pelajar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dengan tema “Mewujudkan Kader Bangsa yang Berkualitas dan Berkarakter”. Kegiatan ini dilaksanakan di lantai III Aula gedung PWNU Jawa Tengah yang beralamat di Jl dr Cipto No 180 Semarang.

Acara diikuti oleh pelajar utusan dari SMA, MA, pondok pesantren se kota Semarang dan mahasiswa perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa perguruan tinggi serta delegasi dari Pimpinan Cabang IPPNU se- Jawa Tengah.

Acara tersebut berlangsung pada hari Sabtu (2/5) dan akan berakhir pada hari minggu keesokan harinya. Selain seminar, rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan terdiri dari Rapat Pimpinan Wilayah (RAPIMWIL) dilanjutkan dengan konsolidasi penyampaian Progress Report dari masing-masing Pimpinan Cabang IPPNU se Jawa Tengah dan diakhiri dengan aksi peduli pendidikan pada hari Minggu, yaitu aksi pembagian buku dan ikrar pelajar Jawa Tengah di kawasan Simpang Lima Semarang.

Dalam sambutannya, Ketua PW IPPNU Jateng, Umi Sangadah, menyampaikan bahwa dengan seminar problem solving diharapkan mampu menggugah semangat para pelajar untuk mempunyai paradigma pendidikan berkarakter untuk menjadi kader bangsa yang berkualitas untuk siap menyongsong masa depan lebih baik. Sementara itu  Ketua Pimpinan Pusat, Farida farichah, menyampaikan bahwa sebagai pelajarnya NU kita harus membangun jaringan yang kuat untuk menghadapi import budaya yang masuk ke Indonesia.

Seminar Problem Solving disampaikan oleh tiga narasumber, yaitu; Evi Nurmilasari dari BP3AKB, Hj Umma Farida, Lc., MA dosen STAIN Kudus, dan Ketua Pimpinan Pusat IPPNU Farida Farichah. Dari ketiga narasumber tersebut mampu menarik perhatian peserta dengan bukti peserta antusias menyampaikan pertanyaan-pertanyaan kepada narasumber.

Acara seminar ditutup dengan kesimpulan yang disampaikan oleh moderator Sri Haryati. “Bahwa sebagai pelajar yang sehat dalam menyelesaikan masalah kita harus mengetahui terlebih dahulu akar-akar permasalahan, dilanjutkan dengan mengetahui potensi diri dan menganalisis cara untuk penyelesaian masalah dengan memilih salah satu jalan keluar dilihat dari sisi positif dan sisi negatifnya,” jelasnya. [Istiqomah/002]