Habib Luthfi: Perhatikan Filosofi Laut, yang Punya Jati Diri

0
1107
[Foto: jatman-batam.blogspot.com]

Solo, nujateng.com- Negeri Indonesia dikaruniai Allah Swt banyak anugerah, salah satunya
lautan yang mengelilingi Nusantara ini. Selain menyimpan banyak potensi kekayaan alam, laut ternyata juga memiliki sarat makna.

Pada lautan, kita dapat belajar untuk yakin akan jati diri dan harga diri bangsa. Demikian disampaikan Rais ‘Aam Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (Jatman) Habib Muhammad Luthfi bin Ali Yahya, pada Pengajian Akbar “Solo Bersholawat” di Koridor Jl Jendral Sudirman Solo, Sabtu (16/5) lalu.

“Ketika kita melihat laut, jangan hanya pandang keindahan gelombang dan ombaknya, atau hanya merasakan asinnya. Tapi perhatikan dan pelajarilah filosofi laut,” tuturnya.

Dijelaskan Habib Luthfi, apabila diperhatikan, laut ini memiliki beberapa keistimewaan. Pertama, dari berbagai jenis air yang masuk ke laut melalui sungai, tak merubah laut.

“Semisal sungai di Jawa ini, semua masuk ke laut, sungai tersebut membawa banyak kandungan baik limbah dan sebagainya. Tapi ketika masuk ke laut, laut dapat menepisnya, kandungan-kandungan tersebut tidak langsung ke tengah,” ujar ulama asal Pekalongan itu.

Kedua. Berapapun debit air yang mengalir masuk ke laut, tak mampu merubah keasinan laut. “Laut punya harga diri. Kalau bangsa ini seperti laut, maka tantangan apapun termasuk ekonomi global juga tidak akan membuat bangsa ini goyah,” tegas Habib Luthfi.

Ketiga. Meski laut asin, tapi tak turut mempengaruhi para penghuninya. “Ikan tidak terkontaminasi laut, begitu juga laut tidak terpengaruh ikan. Satu sama lain berjalan seiring, tanpa ada pemaksaan kepentingan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Habib Luthfi juga berpesan agar kita bangga dengan hasil produk yang dihasilkan dari Bumi Pertiwi ini. [Ajie Najmuddin/002]