Empat Daerah di Jateng Belum Ada Pagar Nusa

0
1327
Suasana Sidang Pleno PW PSNU Pagar Nusa Jateng. [Foto: Ichwan]

Semarang, nujateng.com– Dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, ada empat daerah yang belum ada kepengurusan cabang Pencak Silat NU Pagar Nusa. Empat daerah tersebut adalah Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Purbalingga.

Hal itu dilaporkan oleh Ketua Pimpinan Wilayah PSNU Pagar Nusa Jateng H Sulatin dalam Konferwil II PSNU Pagar Nusa Jateng di Ponpes Azzuhri, Ketileng, Semarang, Kamis (14/5).

Ia mengakui hal itu sebagai utang kepengurusan periode 2009-2014 yang dia pimpin. Karena itu Sulatin mengharap pengurus baru periode 2015-2020 yang terbentuk nanti memprioritaskan pembentukan pimpinan cabang di empat daerah tersebut.

“Empat daerah yang belum ada kepengurusan Pagar Nusa itu justru basis NU. Pengurus baru nanti perlu memprioritaskan hal itu segera,” tuturnya saat membuka sidang.

Dia terangkan, belum adanya kepengurusan di empat daerah tersebut bukan karena tidak ada pendekar Pagar Nusa. Tetapi karena pengurus lama sudah tidak aktif karena faktor usia tua dan ada yang telah meninggal dunia, tetapi belum ada penggantinya.

Karena itulah ia mengharap Pengurus Cabang NU (PCNU) di empat daerah tersebut membantu memfasilitasi pembentukan Pimpinan Cabang PSNU Pagar Nusa. Bahkan menurutnya, fasilitasi dari PCNU bisa lebih cepat mewujudkannya daripada upaya hirarkis dari PW PSNU Pagar Nusa Jateng.

Sebab, kata dia, PCNU lebih mengenal siapa saja pendekar atau tokoh Pencak Silat NU di daerahnya, dan lebih mudah melakukan komunikasi. Dibanding oleh pimpinan wilayah Jawa Tengah yang bekerja secara institusi.

“Saya berharap pembentukan kepengurusan Pagar Nusa di empat daerah tersebut difasilitasi oleh PCNU setempat. Karena lebih mudah mencari pendekar karena mengenal daerahnya. PW Pagar Nusa Jateng sebatas melegalkan secara organisasi saja, walau tentu tetap harus bekerja keras membentuk cabang Pagar Nusa yang belum ada,” pungkasnya.

Karena empat daerah tersebut belum ada pengurusnya, maka dalam Konferwil ini hadirin dari empat daerah tersebut sebagai peninjau. [Ichwan/002]