Sambut Akhirussanah, Pesantren Al-Badriyyah Mranggen Gelar Musabaqoh

0
1030
[Foto: Ben Zabidy]

Demak, nujateng.com- Menjelang bulan Ramadlan, hampir semua pondok pesantren di Indonesia mengadakan kegiatan haflah akhirussanah atau kegiatan akhir masa pendidikan, seperti di Pondok Pesantren Putri Al-Badriyyah Suburan Mranggen Demak yang diasuh KH Muhibbin Muhsin Al-Hafidz. Kegiatan ini didahului dengan berbagai musabaqoh (perlombaan) khas pesantren.

“Kegiatan musabaqoh dalam rangka haflah akhirussanah ini merupakan kegiatan rutin yang kita selenggarakan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan santri dalam menyerap ilmu selama setahun ini yang sudah diajarkan oleh para asatidz,” jelas ketua panitia penyelenggara, Nurul Khasanah, Kamis (23/4) lalu.

Musabaqoh yang berlangsung dari tanggal 23 sampai 28 April ini diikuti seluruh santri putri yang berjumlah sekitar 500 santri, memperlombakan beberapa kekhasan pesantren seperti parade sholawat, kaligrafi, puitisasi al-Quran, khithobah bahasa Indonesia dan Jawa, baca kitab kuning, hafalan Imrithi dan Alfiyyah, estafet murattal dan cerdas cermat ilmu agama (CCIA). Juga lomba keterampilan perempuan seperti merangkai buah, kreasi jilbab, menghias kamar (K7), membuat taplak meja. Serta lomba yang sifatnya hiburan seperti fashion show, iklan, dan lain-lain.

“Dalam musabaqoh ini jangan hanya mencari kemenangan semata tapi carilah pengalaman dalam rangka menempa sejauh mana mental santri dalam berkompetisi secara sehat, fair play. Karena dimulai dari kehidupan pesantrenlah, para santri nantinya akan terbiasa hidup bermasyarakat yang beraneka ragam corak budayanya,” ujar K Muhammad Hafidz Al-Ma’zy mewakili asatidz saat membuka musabaqoh.

“Harapannya nanti santri dalam bersosialisasi dengan masyarakat mempunyai sikap tegas dalam memegang teguh prinsip pesantren dan luwes pada kehidupan sosial kemasyarakatan,” harapnya. [Ben Zabidy/002]