Ansor Diminta Waspadai Gerakan ISIS

0
948
Rapat kerja PC GP Ansor Kota Pekalongan (21/3). [Foto: IZ]

Pekalongan, nujateng.com- Sebagai organisasi kemasyarakatan pemuda, Gerakan Pemuda Ansor diminta untuk mewaspadai gerakan ISIS yang diduga sudah masuk di Kota Pekalongan. Hal ini perlu dilakukan, karena ISIS membawa paham radikalisme yang bertentangan dengan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin.

Demikian pesan yang disampaikan penasihat PC GP Ansor, KH Zimam Hanifun Nusuk atau Gus Nif dalam acara rapat kerja di Gedung Aswaja, Sabtu pekan lalu (21/3).

“Saya mendapat informasi dari orang kita yang bergabung di ISIS, bila ternyata ISIS sudah masuk di Kota Pekalongan. Bahkan, jumlah anggotanya mencapai 400-an,” ucapnya.

Terkait hal tersebut, Gus Nif, menitipkan pesan kepada pengurus Ansor informasi ISIS masuk Pekalongan untuk tidak menganggap enteng. Sebab, mereka memiliki sasaran untuk menghancurkan NU, dengan cara menjelek-jelekkan tokoh NU.

“Makanya, saya mengharapkan kader-kader Ansor untuk menjaga masjid dan mushola milik warga nahdliyin. Caranya menghidupkan masjid dan musholla dengan kegiatan yang positif,” pesannya.

Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Pekalongan, Muhammad Shodiq menjelaskan, Ansor Kota Pekalongan mempunyai visi “terwujudnya PC GP Ansor yang berbasis kader muda NU profesional dalam rangka mendorong partisipasi pembangunan”. Sedangkan misinya, memperkuat organisasi dan kelembagaan di setiap tingkatan dengan akidah ahlussunnah wal jamaah an nahdliyah sebagai paradigma gerakan.

Dengan tema “revitalisasi gerakan menuju optimalisasi kader dan kemandirian organisasi”, Ansor sebagai garda terdepan Nahdlatul Ulama akan berusaha meningkatkan kapasitas dan sumber daya kader muda NU yang tergabung dalam GP Ansor yang berdimensi pada skill dan profesionalitas, serta melakukan upaya-upaya strategis yang mendorong partisipasi kader muda NU di berbagai bidang perjuangan dan pengabdian pembangunan. [IZ/002]