Orang NU Harus Memperhatikan Akidah Anak-Anaknya

0
1598
KH. A'wani

Semarang, nujateng.com- Maraknya paham keagamaan radikal yang banyak diikuti generasi muda umat Islam menjadikan para kiai Nahdlatul Ulama (NU) merasa khawatir dan prihatin. Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah, KH A’wani Sya’roni, dalam ceramahnya di acara “Lailatul Ijtima’ NU Jawa Tengah” Rabu malam (7/1) berpesan kepada warga NU supaya memperhatikan akidah anak-anaknya.

“Orang NU itu harus memperhatikan anak-anaknya sendiri, ahlussunnah opo ora. Kita harus mageri anak-anak kita dengan aswaja. Kita kuatkan akidah anak-anak kita,” pesannya.

Paham keagamaan radikal kerapkali muncul dari anak-anak muda karena memang yang menjadi sasaran utama bagi kelompok-kelompok Islam radikal adalah generasi muda bangsa ini. Karenanya pengasuh pondok pesantren Al-Musthofa Lodan Wetan Sarang Rembang itu mewanti-wanti kepada orang tua supaya menguatkan akidah aswaja kepada anak-anaknya sejak dini.

Anak-anak muda yang belajar agama sebaiknya disekolahkan di pondok pesantren, sehingga tidak direkrut oleh kelompok-kelompok Islam garis keras. “Di Indonesia yang mondok cuma dua juta tujuh ratusan, padahal penduduk Indonesia berjumlah lebih dari dua ratus lima puluh juta,” terangnya.

Bagi Mbah A’wani, mendidik anak harus mengikuti jejak nabi Ibrahim. Semua keturunan nabi Ibrahim menjadi orang saleh tidak lepas dari didikannya, dan tingkat kesabarannya dalam menghadapi ujian yang diterimanya. “Nabi Ibrahim selalu merawat dan memperhatikan anaknya,” sambungnya. [AR/002]